Efisiensi dan Penurunan Biaya Dana Dorong Laba Bank

Bank- bank nasional mencatat pertumbuhan laba signifikan pada tahun 2009. Pertumbuhan laba tersebut lebih banyak didorong oleh peningkatan pendapatan komisi (fee based income), penurunan biaya dana (cost of fund), penarikan provisi, efisiensi biaya operasional, dan asimetri suku bunga.

Bank terbesar keempat di Indonesia, PT BNI Tbk, mencatat laba bersih tahun 2009 sebesar Rp 2,48 triliun, meningkat 103 persen dibandingkan 2008 yang senilai Rp 1,22 triliun.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo saat pemaparan kinerja, Selasa (16/2) di Jakarta, menjelaskan, perolehan laba itu, antara lain, didorong oleh pendapatan bunga bersih, yakni Rp 9,9 triliun pada 2008 menjadi Rp 11,13 triliun pada 2009.

Peningkatan pendapatan bunga bersih lebih banyak dihasilkan oleh penurunan biaya dana dari 6,54 persen pada 2008 menjadi 4,48 persen pada 2008. Hal ini terjadi menyusul adanya kesepakatan bank-bank besar untuk menurunkan bunga deposito menjadi 7 persen.

Laba BNI juga dikontribusi dari penarikan provisi sekitar Rp 300 miliar.

Adapun ekspansi kredit BNI pada 2009 tumbuh 8 persen menjadi Rp 120,84 triliun. Tahun ini BNI menargetkan pertumbuhan kredit 15 persen.

Dana murah meningkat

Sementara itu, PT Bank CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp 1,6 triliun, meningkat 131 persen dibandingkan tahun 2008 yang senilai Rp 678,2 miliar.

Menurut Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin Rasyid, selain peningkatan pendapatan bunga bersih, laba juga didorong oleh fee based income dan penurunan biaya operasional.

”Dana murah, seperti tabungan dan giro, meningkat pesat sehingga menurunkan cost of fund,” katanya.

Kredit CIMB Niaga tahun 2009 tumbuh 11 persen menjadi Rp 82,8 triliun. Menurut Arwin, tahun ini pihaknya menargetkan pertumbuhan kredit 20 persen.

Bank OCBC NISP yang juga memaparkan kinerjanya kemarin membukukan laba bersih sebesar Rp 435,9 miliar, naik 38 persen dibandingkan tahun 2008 yang senilai Rp 316,9 miliar.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja menjelaskan, kenaikan laba tersebut terutama didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 23 persen. (FAJ)

Rabu, 17 Februari 2010 | 03:00 WIB

Jakarta, Kompas –http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/02/17/03002367/efisiensi.dan.penurunan.biaya.dana.dorong.laba.bank.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: