BNI Syariah Jadi Bank

Bisa Mendorong Pertumbuhan Keuangan Syariah Nasional

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Negara Indonesia Tbk menyetujui pemisahan unit usaha syariah menjadi bank umum syariah. Jadi, BNI Syariah yang selama ini merupakan unit usaha BNI akan berdiri sendiri menjadi bank umum syariah.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, seusai RUPS-LB perseroan di Jakarta, Senin (5/10), mengatakan, pemisahan unit usaha syariah ini diharapkan mendorong BNI Syariah menjadi lebih independen, agresif dalam menangkap peluang bisnis, dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Kondisi seperti itu diharapkan dapat menarik investor untuk ikut menanamkan modal pada bank umum syariah yang akan dibentuk.

Pemisahan atau spin off ini mengakibatkan semua aktiva dan pasiva Unit Usaha Syariah BNI beralih kepada bank umum syariah yang akan didirikan. Dewan Komisaris BNI memberikan persetujuan agar perseroan mengambil bagian atau ikut serta dalam pendirian bank umum syariah dengan melakukan penyetoran modal maksimal sebesar Rp 999 miliar atau merupakan 99,9 persen dari keseluruhan modal disetor.

Menurut Gatot, keputusan pemisahan tersebut diambil setelah mempertimbangkan aspek eksternal dan internal. Aspek eksternal dari sisi regulasi yang kian kondusif untuk perkembangan perbankan syariah, antara lain dikeluarkannya Undang-Undang Perbankan Syariah dan Undang-Undang Surat Berharga Syariah Negara tahun 2008.

Adapun aspek eksternal lainnya, yaitu kesadaran konsumen yang kian meningkat. Hasil survei tahun 2000-2001 di beberapa provinsi di Jawa dan Sumatera tampak bahwa nasabah masih meragukan kemurnian prinsip syariah pada bank syariah yang dioperasikan secara dual banking system atau bentuk unit usaha syariah. Untuk menghindari keragu-raguan dan persepsi masyarakat tersebut, unit usaha syahriah perlu dikonversi menjadi bank umum syariah.

BRI

Sementara itu, BRI terus memburu dana murah dengan kembali meluncurkan program undian produk tabungannya. Selain mendukung ekspansi kredit, dana murah juga berfungsi menurunkan bunga kredit.

Program undian Britama tersebut diharapkan menarik dana tabungan Rp 5 triliun dengan sekitar 800.000 nasabah baru. Target itu bisa tercapai karena outlet BRI yang bisa melayani Tabungan Britama mencapai 4.954 unit kerja. (REI/FAJ)

Selasa, 6 Oktober 2009 | 02:56 WIB

Jakarta, Kompas –http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/10/06/02565913/bni.syariah.jadi.bank

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: