NPL Kartu Kredit BNI Melonjak Menjadi 8 Persen

Tingkat kredit bermasalah (non performing loan/npl) kartu kredit Bank Negara Indonesia (BNI) naik menjadi 8 persen di tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 7 persen.

Demikian disampaikan VP Credit Card BNI Grace Pong Sama, Sabtu (15/8). “NPL relatif sama ya. Tahun ini 8 persen kalau tahun lalu itu sekitar 7 persen,” kata Grace, di sela-sela Review Bisnis BNI, di Tangerang, Sabtu (15/8).

Kenaikan NPL ini, menurut Grace, disebabkan oleh dampak krisis ekonomi global yang masih terasa hingga kini. Selain itu, berbagai perangkat kebutuhan masyarakat juga semakin mahal seiring dengan naiknya harga bahan pokok ataupun pendidikan. “Sehingga saat ini orang mengatur untuk pembayaran itu kerepotan,” cetusnya.

Kendati demikian, tambah Grace, pihaknya optimistis dapat menambah nasabah baru kartu kredit sebanyak 250.000 di akhir 2009 ini. Ia meyakini, pangsa pasar kartu kredit masih cukup besar atau sekitar 10 juta orang yang belum tergarap hingga kini.

“Optimislah bisa. Kalau dari data BPS (Bada Pusat Statistik) itu ada 20 juta orang yang potensi mendapatkan kartu kredit. Sekarang baru ada 11 juta, jadi masih ada 10 juta. Ini butuh trust,” pungkasnya.

SABTU, 15 AGUSTUS 2009 | 17:55 WIB
TANGERANG, KOMPAS.com – http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/08/15/17552223/npl.kartu.kredit.bni.melonjak.menjadi.8.persen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: