Jamsostek-BNI Tawarkan Uang Muka KPR

Kerjasama antar Badan Usaha Milik Negara di industri keuangan kembali terjadi. Yang berkongsi kali ini adalah PT Bank BNI dengan PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Keduanya menjalin kerjasama dalam penyediaan fasilitas pinjaman uang muka untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bagi peserta Jamsostek.

Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo mengatakan, BNI merupakan salah satu bank yang ditunjuk Kementerian Perumahan Rakyat sebagai penyalur pinjaman perumahan bersubsidi. “Kerjasama ini membuktikan komitmen kami mendukung program pemerintah, tanpa harus menghilangkan aspek bisnis,” tutur Gatot, Selasa (28/7).

Yang dimaksud dengan tidak menghilangkan aspek bisnis adalah BNI masih meraih untung. Dalam kerjasama ini, Jamsostek menaruh dananya di BNI untuk disalurkan kepada peserta Jamsostek.

Bunga simpanan yang diberikan BNI ke Jamsostek tidak lebih tinggi daripada bunga kredit untuk pinjaman uang muka peserta Jamsostek. Artinya, BNI mengantongi keuntungan dari selisih bunga.

BNI termasuk giat menyalurkan kredit perumahan, baik untuk proyek sederhana maupun proyek komersial. Untuk rumah sederhana, BNI sudah berkomitmen menyalurkan KPR bagi 2.000 unit rumah susun hak milik (rusunami). Harga rusunami per unit sebesar Rp 144 juta.

Untuk proyek komersial, BNI sudah menyalurkan KPR senilai Rp 7,5 triliun, setara dengan 5,6% total KPR komersial yang disalurkan kepada seluruh bank.

Menambah pilihan

Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan, Jamsostek sudah menjalin kerjasama serupa dengan Bank Tabungan Negara (BTN). Setelah menggandeng BNI, Jamsostek berharap para peserta bisa memiliki pilihan lebih banyak. ”Kami juga sudah menandatangani nota kesepahaman dengan Bank Syariah Mandiri dan Bank DKI,” ungkapnya.

Jamsostek juga melakukan penjajakan kerjasama serupa dengan PT Bank Rakyat Indonesia dan PT BPD Bali.

Hotbonar menjelaskan, pinjaman uang muka untuk KPR sudah ada sejak tahun 1999. Program ini memberikan pinjaman uang muka bagi peserta Jamsostek yang ingin membeli rumah baru melalui fasilitas KPR perbankan.

Jamsostek sudah menyalurkan pinjaman uang muka KPR senilai Rp 200 miliar bagi 60.000 peserta. Besar pinjaman uang muka berkisar Rp 15 juta – Rp 20 juta per peserta, dengan bunga fixed 3% per tahun. Jangka waktu pinjaman paling lama lima tahun.

Syarat mendapatkan pinjaman ini adalah menjadi peserta aktif Jamsostek selama 1 tahun. Persyaratan lainnya, calon peminjam belum memiliki rumah, gaji maksimal Rp 4,5 juta per bulan, serta mendapat rekomendasi dari tempat kerja serta dinilai layak mendapat KPR dari bank mitra Jamsostek.

Jakarta, 29 Juli 2009

Source:http://www.kontan.co.id/index.php/keuangan/news/18648/Jamsostek-BNI-Tawarkan-Uang-Muka-KPR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: