Blackberry dan Payment Gateway

Tak diragukan lagi, bangsa yang latah adalah bangsa yang hanya menggunakan Blackberry, smartphone, atau Pocket PC-nya untuk sekadar memoles gaya. Jauh dari versi latah ini, ternyata masih banyak perusahaan dan developer yang inovatif memanfaatkan teknologi untuk mempermudah kegiatan keseharian.

Paul Sabella, Presiden dan CEO perusahaan Charge Anywhere, begitu memukau peserta Wireless Enterprise Symposium (WES) yang digelar Research In Motion di Orlando, Florida, Amerika Serikat, Mei. Paul mempresentasikan sebuah payment gateway atau alat pembayaran bergerak sederhana yang bisa digunakan di mana pun asal ada koneksi internet.

Tak menyangka, di tangan Charge Anywhere, gadget kecil bernama Blackberry bisa menjadi alat yang bertenaga, sebagai sarana pembayaran yang aman untuk transaksi kartu kredit maupun kartu debit. Walau tampak remeh-temeh, metode Point of Sale (POS) Charge Anywhere sudah diakui dunia.

Charge Anywhere telah memenangi penghargaan Best of Interop Innovative Business Technologies Award untuk kategori keamanan terbaik bidang Payment Card Industry (PCI).

Dengan demikian, dari sisi keamanan, Charge Anywhere makin memimpin untuk penyediaan solusi pembayaran bergerak menggunakan kartu kredit atau kartu debit. ”Solusi kami bisa diterapkan secara efektif untuk usaha skala kecil sekalipun,” kata Paul.

“Aplikasi kami bisa berjalan di berbagai platform, termasuk Blackberry, Windows Mobile, J2ME, Wireless dan IP POS Terminal, Windows, dan QuickBooks,” kata Paul.

“Charge Anywhere memenangi penghargaan karena kompatibilitas PCI adalah masalah besar bagi bisnis ritel dan industri perbankan. Selama ini bisnis skala kecil merupakan yang terlemah dalam penggunaan kartu kredit,” begitu komentar juri Best of Interop, Tim Wilson.

Paul dengan Signature Capture Mobile Payment Solution, yang menyimpan proses elektronik secara digital, juga memenangi penghargaan Technology Innovation Award 2009 pada ajang Electronic Transactions Association (ETA) Annual Meeting and Expo, 13 Mei lalu.

Kreativitas developer

Di acara WES 2009, ratusan hingga mungkin ribuan developer berkumpul untuk meng-update informasi terbaru soal Blackberry. Minat para developer semakin tinggi karena adanya peluncuran Blackberry Enterprise Server versi 5.0 untuk pertama kali. Mereka meng-update informasi soal bagaimana mengintegrasikan berbagai program di bawah Blackberry.

Apa yang dilakukan Charge Anywhere sebenarnya sudah banyak dicoba para developer lainnya juga. Idenya sederhana: bagaimana agar pengusaha bisa menerima pembayaran hanya bermodalkan telepon seluler dengan koneksi internet yang ada.

Sistem pembayaran ini seolah mewujudkan mimpi kita bagaimana memberdayakan telepon genggam agar lebih produktif. Problem di negara berkembang, biasanya selalu jor-joran dengan perangkat bergerak tercanggih, tetapi mentok tak bisa memanfaatkan teknologinya, sekadar untuk SMS dan telepon.

Perangkat Charge Anywhere, selain membutuhkan perangkat bergerak, misalnya Blackberry atau smartphone yang mendukung J2ME atau yang berbasis Windows Mobile, juga membutuhkan perangkat Bluetooth card reader dan opsional printer mini untuk mencetak resi tanda terima.

Semua transaksi telah terenkripsi secara aman. Transaksi hanya bisa dilakukan oleh perangkat yang mendapat sertifikasi PCI DSS. Hanya enkripsi berbasis 128 bit yang bisa diterima, menggunakan https, dan SSLv3 support untuk menyempurnakan keamanannya.

Harus diakui, di dunia dan sudah pasti di Indonesia, payment gateway bergerak yang murah dan aman masih menjadi persoalan besar. E-commerce di Indonesia tidak berkembang salah satunya karena absennya solusi pembayaran yang mudah, aman, dan bisa dipercaya.

Sayang, Charge Anywhere belum merambah ke Indonesia. Namun, setidaknya ada harapan di masa depan bahwa kita bisa memercayai telepon genggam kita, apa pun mereknya asal platform-nya sesuai, sebagai bagian dari alat produktivitas, tak lagi sekadar barang konsumtif untuk gagah-gagahan.(KOMPAS)

Source:http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/06/26/20235015/blackberry.dan.

2 Tanggapan

  1. caranya?😦
    jangan lupa datengin blog saya ya mas, di http://adenaufal.wordpress.com/2009/07/04/telah-terbit-time-edisi-michael-jackson/ sekalian komen…😀

  2. bung Naufal, kayaknya kita harus beli bb dulu baru tahu caranya hehehe. Thanks. Blog sampeyan mantap euy.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: