Rekonsiliasi Dengan Gereja-gereja Monofisit

Diterjemahkan oleh Leonard T. Panjaitan

Sumber : http://www.zenit.org/article-6381?l=english


Langkah-langkah Yang Diambil Untuk Mengatasi Skisma Purba


Mengadakan kembali Dialog dengan Gereja-gereja Perdana yang Terpisah Setelah Kalsedon

VATICAN CITY, JAN. 27, 2003 (Zenit.org).- Roma kini menyaksikan sebuah perkembangan ekumenis baru yang ditujukan untuk mengatasi skisma purba yang telah berumur 1.500 tahun.

Wakil-wakil dari Gereja-gereja Timur Perdana, baik yang terpisah dari Roma maupun dari Gereja-gereja Orthodox Bizantin selama Konsili Kalsedon tahun 451, ada di Vatikan sepanjang hari Rabu untuk mengadakan kembali fase dialog yang kedua menuju persatuan penuh.

Dalam dialog fase pertama itu, Paus Yohanes Paulus II dan Gereja-gereja Kristen Purba ini menandatangani deklarasi bersama tentang kodrat Kristus, untuk mengatasi salah satu alasan utama timbulnya skisma dimana ketika itu Gereja-gereja tersebut menolak hasil-hasil Konsili Kalsedon, yang mendefinisikan kodrat ilahi dan manusiawi dari Kristus.

Terhadap tuduhan paham Monifisit ini, dialog-dialog yang terdahulu dengan Roma telah mengklarifikasikan bahwa asal-muasal skisma terjadi akibat masalah komunikasi dan bahasa dalam memahami iman Kristologis. Paham Monofisit atau monofisitisme meyakini bahwa Kristus hanya memiliki satu kodrat.


Klarifikasi ini dilakukan, sebagai contoh, dalam deklarasi bersama yang ditandatangani oleh Yohanes Paulus II dan Katolikos Karekin I dari Gereja
Armenia tahun 1996 dimana kedua Pemimpin tersebut mengakui bahwa “Kristus adalah Firman Allah yang menjadi daging, Allah sempurna dalam ke-Ilahian-Nya, sempurna pula dalam Ke-Manusiaan-Nya”.

Selain Gereja Apostolik Armenia, Gereja-gereja yang hadir di Vatikan adalah Gereja Koptik Kepatriakan Mesir, Gereja Syro-Orthodox Kepatriakan Antiokia, Gereja Orthodox Etiopia, Gereja Orthodox Eritrea, Gereja Syro-Orthodox Malankar.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Pers Vatikan mengatakan bahwa pertemuan dengan wakil-wakil dari Gereja Orthodox akan terjadi di kantor pusat Dewan Kepausan untuk Peningkatan Persatuan Umat Kristen.


“Pertemuan pertama adalah persiapan dalam hal karakter dan harapan untuk menetapkan topik dan metode dialog di masa mendatang,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Anggota-anggota komite yang bertanggungjawab untuk mempersiapkan arah dialog ini akan melalukan audiensi dengan Paus pada hari Kamis.


ZE03012701

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: