PERKEMBANGAN ILMU MANAJEMEN

A. Tahun 1911 Insinyur asal Phila­delphia bernama F.W. Taylor menerbitkan Principles of Scientific Management, sebuah panduan untuk me­ningkatkan efisiensi pekerja pabrik. Metodenya, yang dikenal sebagai Taylorisme, mendominasi pekerjaan industri di sepanjang sebagian besar abad ke-20, mulai dari pabrik otomotif hingga McDonald’s.

B. Tahun 1940 Para peneliti di Inggris dan AS membangun model matematika jalur pengiriman Atlantik Utara, Tujuannya menemukan pendekatan optimal untuk membuat konfvoi dapat melintasi kapal selam U-boat milik Nazi. Hasilnya riset operasi, sebuah cabang ilmu matematika yang kini menjalankan logistik dunia modern, termasuk penempatan menara ponsel dan helikopter.

C. Tahun 1950 W. Edwards Deming mulai mengajarkan manajemen statistik di Jepang. Teorinya: kendali mutu yang detail juga membuat biaya lebih rendah. Metodenya turut menyumbang kemajuan mengejutkan di sektor manufaktur Jepang, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia.

D. Tahun 1986 Motorola memperkenal­kan Six Sigma, sebuah strategi manajemen yang sangat dipengaruhi Deming. Strategi ini fokus pada data yang dapat diverifikasi, termasuk kepuasan konsumen dan imbal hasil finansial. Six Sigma menjadi formula sukses GE dan men­dorong manajemen statistik ke jajaran pekerja kantor.

E. Tahun 2005 IBM memulai riset untuk menuai begitu banyak data tentang pegawai dan mem­bangun model matematis dari 50.000 konsultan perusahaan tersebut. Tujuannya adalah memaksimalkan para pekerja dengan riset operasi agar bisa dikelola dengan lebih efisien.

Satu Tanggapan

  1. pembahasannya perlu diperbanyak biar lbh jelas………..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.